Tara, yang suka menulis, langsung menyiapkan naskah. Mira, yang memiliki bakat melukis, merancang kostum. Siti, yang mahir dengan teknologi, menyiapkan pencahayaan dan musik. Sementara Lina, yang paling enerjik, memimpin latihan.
Mira, yang sempat latihan menulis, ternyata punya koordinasi yang luar biasa. Dia menembak tiga kali, semua masuk pula. Teman‑teman bersorak lebih keras lagi.
Dengan sistem “gantian” itu, mereka menyelesaikan semua kendala dalam tiga jam. Pertunjukan pun berjalan sukses, menampilkan humor tentang kehidupan remaja, kebingungan soal identitas, dan persahabatan yang selalu menguatkan.